Persebaya kalah Saat Melawan Sriwijaya FC

http://koranbola.info/wp-content/uploads/2010/07/a469_Sriwijaya_FC_copy_copy.jpgSriwijaya FC membuka peluang lolos ke semi-final Piala Indonesia 2010 setelah dalam pertandingan leg pertama babak Delapan Besar menundukkan Persebaya Surabaya 2-0 di Stadion Gelora Jakabaring.

Bagi Persebaya, kekalahan ini membuat mereka harus bekerja keras saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Tambaksari. Tim Bajul Ijo membutuhkan kemenangan tiga gol tanpa balas untuk menghidupkan peluang mereka.

Dalam pertandingan di Palembang ini, kedua tim memperagakan permainan ofensif. Namun Sriwijaya yang unggul di lini tengah akhirnya mampu mengendalikan permainan.

Kendati demikian, Persebaya sempat menghadirkan ancaman di barisan pertahanan Sriwijaya. Tendangan keras Patricio ‘Pato’ Morales di menit ke-12 nyaris membawa Persebaya unggul lebih dulu. Sayang tendangannya masih membentur tiang gawang.

Gebrakan Persebaya membuat kubu Sriwijaya tersentak. Tim tuan rumah langsung memberikan respon dengan melakukan serangan ke jantung pertahanan Persebaya. Umpan silang Richard Obiora kepada Keith Kayamba Gumbs diselesaikan dengan baik oleh sang kapten pada menit ke-14.
Gol Kayamba Gumbs tersebut memicu motivasi pemain Sriwijaya. Tim besutan Sriwijaya nyaris memperbesar keunggulan empat menit kemudian. Namun tendangan Obiora masih membentur mistar gawang.

Sriwijaya terus melakukan tekanan ke pertahanan Persebaya. Kendati demikian, skor 1-0 tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Sriwijaya tetap melakukan tekanan ke pertahanan Persebaya. Seperti halnya di babak pertama, Laskar Wong Kito mendapat sejumlah peluang, namun tidak membuahkan hasil maksimal.

Rahmad kemudian melakukan pergantian pemain. Isnan Ali dimasukkan untuk menambah daya dobrak di sektor kiri Sriwijaya yang tidak maksimal. Masuknya Isnan membawa perubahan dalam permainan tuan rumah.

Hasilnya, Pada menit ke-76, umpan jauh Isnan diterima Zah Rahan di kotak penalti Persebaya. Zah Rahan sempat mengecoh pemain belakang lawan sebelum menyodorkan bola ke Pavel Solomin. Striker asal Uzbekistan itu pun tanpa kesulitan merobek jala Saefudin.

Persebaya yang mulai kehabisan bensin mengalami kesulitan menembus pertahanan Sriwjaya. Di lain sisi, pemain Sriwijaya tidak bermain terlalu ngotot setelah unggul dua gol.

Kendati demikian, Sriwijaya masih mendapatkan peluang emas untuk menambah gol. Hanya saja, pemain membuang peluang tersebut. Hingga pertandingan usai, skor tetap 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>