“Selamat buat Persidafon. Jujur saja salah satu kelemahan tim kita finishing touch. Babak pertama saja kita punya tujuh peluang tapi tidak ada yang berubah menjadi gol. Mudah-mudahan ini jadi cambuk sehingga Persija lebih baik lagi,” katanya, usai pertandingan.
Selain kelemahan dalam penyelesaian akhir, Iwan menjelaskan, absennya Pedro Javier berpengaruh terhadap ketajaman lini depan pasukannya. Pedro tidak bisa tampil karena belum rampungnya International Transfer Certificate (ITC).
“Dari awal kami menduetkan Pedro dengan Bambang Pamungkas. Padahal, Pedro itu adalah goal getter kita,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persidafon, Isman Jasulmei, mengaku puas dengan permainan Patrich Wanggai dan kawan-kawan.
“Yang pasti kita bersyukur bahwa pertandingan berjalan lancar. Kita juga berterimakasih karena tim menjalankan instruksi dengan dan bersyukur kami bisa curi poin,” katanya.
kompas





